The CRIME means to be Famous and died as a legend.

Dengan teman-teman perempuan saya,
kami pergi ke PH untuk menonton Public Enemies, sebuah film yang pasti sudah ditonton oleh anda dan kawan-kawan. Film ini tidak mungkin akan saya tonton apabila seandainya yang main bukanlah my Johnny Depp... sungguh-sungguh setelah nonton film ini, tingkah laku kami menjadi seperti anak SD yang baru habis nonton Sailormoon.
Sok-sok-an nodong telunjuk dari belakang.. sok-sok action.. dan disekeliling kami memperhatikan dengan tatapan "eyuuuwh"..

bodo amat.
AAAAAH SAYA BENAR-BENAR TIDAK BISA MELUPAKAN KEDUA MATA ITU. JOHNNY-JOHNNY-JOHNNY.

Sekarang yang jadi masalahnya adalah..
dimana public enemy no.1 jaman sekarang versi Indonesia akhirnya sudah tertembak mati. Insiden baku tembak yang saya lihat di detik.com membuat saya menjadi terngiang dengan film Public Enemies (lebaaaai)..



John Dillinger
( America - Public Enemy #1 )





Noordin M. Top
( Indonesia - Public Enemy #1 )


Bedanya, John= Perampok... dan Noordin=Teroris.
Dan apabila memang benar adanya bahwa yang tertembak adalah mas Nurdin, otomatis Nurdin mungkin tidak akan sempat mengucapkan dan bahkan tidak akan mengucapkan
"Bye-bye, Blackbird.."




P.S : Tanggal 7 bulan 8 tahun 9 kemarin adalah hari sial untuk anak kosan (kecuali fany). karena setelah nonton, kami menyebrang jembatan penyebrangan untuk mencari Taxi.. harus berdiri lebih dari 1 JAM untuk mendapatkan taxi kosong yang mau menepi!


0 komentar:

Posting Komentar

The Ugly Book