single day.

Akhirnya putus juga.
hanya masalah simple, dan nggak diduga banget bahwa masalah kayak agama tuh ternyata bukan pemutus hubungan ini.
sekarang emang udah jadi kayak kakak-adik aja.
saya hanya minta agar dia masih mau ngejagain saya seperti dia menjaga gw sebelumnya :)
karena apa ya?
siapapun nanti cowok yang saya temuin, saya yakin nggak akan ada yang bisa menjaga saya lebih dari dia. kalopun ada, itu cuma ayah saya.


saya pun yakin, kalo emang jalan terbaik yang dikasih Tuhan itu pasti ada untuk kami,
saya sayang dengannya dan sudah merasa nyaman dengan apapun yang ada sama dia (walaupun itu adalah sebuah kelebihan maupun kekurangannya)
dan satu yang bakal bikin saya seneng adalah ketika pada akhirnya dia nemuin seseorang yang emang bisa bikin dia lebih merasa nyaman, cocok, atau lebih baik dari saya, NANTI.
terima kasih untuk satu tahunnya yangsa,
yang berawal dari kemping Hompimpa dan berakhir di kemping ASMARA.
 dan yang namanya perasaan,
saya nggak mo sok-sokan bilang 'gw tegar dan bisa' karena pada kenyataannya saya sebenarnya nggak mau dan belum siap dan sangat sangat masih menyayanginya.
jadi kalo tentang cowok lain atau new relationship nanti2...
kayaknya nanti sajalah dulu.
yang namanya kegagalan itu butuh waktu dan proses untuk memperbaharui diri dari segala sesuatu. dan mungkin saya butuh waktu lama yeee untuk mengawali sebuah komitmen baru dari awal (males bet males)

0 komentar:

Posting Komentar

The Ugly Book