cigarettes and madness

kalian boleh menyalahkan pemerintah, orangtua, media, atau siapa saja.
tapi pada akhirnya ini bukan soal siapa yang harusnya jadi yang paling bersalah.
(beberapa dari tulisan dibawah ini termasuk dalam kutipan di video yang mungkin buat yang singgah rada males buffer karena koneksi gembrot)

Ini adalah cerita mengejutkan tentang bagaimana kemunduran rokok di barat telah memberi dorongan kepada industri tembakau untuk memburu konsumen baru di negara-negara termiskin di bumi.
Indonesia. negara dengan pesan-pesan yang berlimpah yang sangatlah jelas dan keras.
"Rokok itu keren, rokok itu menyenangkan, dan rokok itu seksi."


Di daerah Times-Square kota New York dapat ditemukan iklan-iklan untuk hampir semua barang tetapi ada satu produk yang tidak dapat ditemukan di antara papan-papan iklan yang berbinar-binar. iklan-iklan rokok telah banyak dilarang di Amerika Serikat.
NYC adalah tempat termahal untuk membeli rokok (1 bungkus marlboro $12) itu sebagian besar dikarenakan oleh pajak-sin besar yang baru diterapkan oleh pemerintah daerah dan negara dalam usahanya untuk mencegah konsumen untuk merokok.

"Hal yang paling menarik untuk saya adalah ketika kita tidak lagi banyak melihat orang merokok di luar bar dan restoran. Hanya beberapa. Dan kalau kita jalan melewati mereka, mereka akan sembunyikan rokok mereka karena malu." - Michael Bloomberg, Walikota New York


Tapi, ketika kita melihat masa lalu.
Amerika disebut dengan negara Marlboro.
Iklan-iklan, selebritis, dokter-dokter, dan bahkan Fred Flinstone mendukung rokok.
tapi sekarang, gambar-gambar grafik yang menakutkan selalu berada di setiap kemasan rokok... dan pada tahun 2007, jumlah perokok di negara mencapai tingkat terendah dalam 40 tahun di united states. tetapi problem kesehatan dalam skala global masih berlangsung. Malah, ancaman tersebut menjadi lebih besar.

1 milyar kematian. dan 80% kematian tersebut akan terjadi di negara-negara yang berkembang. ke situlah industri tembakau bertujuan. Dalam upaya untuk menutupi pendapatan yang hilang di Amerika dan Eropa, Industri tembakau sedang berburu konsumen-konsumen terbaru di negara-negara termiskin di dunia. dan cara-cara marketing dahulu yang berada di Amerika sedang menyelimuti indonesia.

Go ahead take your cigarettes.
enjoy your cigarettes.
atau bahkan ada rokok yang punya motto blak-blakan yaitu 'the new generation is born'.
iklan-iklan rokok yang menghubungkan rokok dengan kebebasan, petualangan, dan yang paling banyak adalah gaya kaum muda.

Di Amerika, seperti halnya di negara lain.. menjual produk-produk tembakau pada anak anak dibawah umur 18 tahun adalah illegal. dan di Indonesia, tidak ada peraturan yang seperti itu.
Pak Masli,
mengajar di salah satu periklanan di Universitas lokal. tetapi selama bertahun-tahun ia pernah berkeja untuk industri tembakau besar Amerika: Philip Morris. menjalankan kampanye iklan Marlboro di Indonesia. "Industri tembakau selalu berpikir bahwa pemerintah cepat atau lambat, akan membuat peraturan baru. jadi mereka selalu mengantisipasi dari permulaan untuk menginvestasikan di golongan muda." - Masli.

Pada tahun 2005,
orang-orang Marlboro di Phillip Morris membayar sekita 5 milyar dollar amerika untuk salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia, Sampoerna. Sejak itu salah satu prioritas Phillip Morris adalah untuk mempromosikan A-Mild brand milik sampoerna. mengeluarkan lebih dari 200 jt dollar per tahun untuk pemasaran di Indonesia. menurut perusahaan tersebut, tidak satu dollar pun dialokasikan untuk memikat perokok muda. A MILD LIVE? who the fuck is the show for?

BUT THIS IS THE MOST AMAZING THING!!!!
pasal di undang-undang kesehatan 2009 yang melabel nikotin sebagai obat adiktif, pasal tersebut secara aneh dikeluarkan dari undang-undang pada malam sebelum presiden Indonesia hendak menandatanganinya. sudah secara luas diduga bahwa industri tembakau memaksa 3 anggota parlemen untuk menghapus pasal tersebut karena takut itu akan berkembang menjadi larangan yang lebih besar.

Disisi lain, kita melihat peluang yang begitu besar dari industri tembakau. memang rokok adalah berbahaya untuk kesehatan, tapi bagaimanakah keadilan untuk orang-orang yang hidupnya tergantung pada industri ini? Dan kita tahu pajak untuk rokok juga membawa kira-kira 7 milyar dollar per tahunnya untuk pemerintah.

"Phillip Morris sangat lihai melompat dari satu negara ke negara yang lain memperdebatkan bahwa ekonomi mereka sangat tergantung pada tembakau. Mengabaikan milliaran dollar dalam biaya kesehatan yang diambil dari ekonomi mereka." - Matthew Myers, campaign for tobacco-free kids

dengan populasi kemiskinan yang masih dibilang cukup padat di Indonesia, rokok tetap menjadi kewajiban setelah nasi. dan buat orang yang memang beruang dan mampu membeli sebungkus satu harinya, it's your money. have fun.

*****
buffer di 34:47 till end.
OH EM JIIIII JANGAN DIKIRA GUE KAMPANYE YA...
no no no, saya nggak termasuk dalam hal pro ataupun kontra tapi cuma jadi salah satu orang yang mungkin TERRRRLALU berbangga diri atau tinggi hati dan sebagainya karena merasa bisa berhenti dari ketergantungan itu. it's just sharing is caring so...
u mad bro?

0 komentar:

Posting Komentar

The Ugly Book