Gili Lawa and instagram madness



A years ago,  2015, I travel to this land seeking for a pleasure and a healing from nature *owww
Dan mulai masuk awal tahun 2016- pulau komodo menjadi salah satu tujuan wisata yang 'hits' lah di kalangan traveller akan keindahannya dan juga kalangan turis2 karena 'instagramable' nya.
Mungkin ibaratnya tu kayak "MASA IYA LO GA PERNAH KE BALI?" sekarang jadi kayak "LO HARUS SEKALI SEUMUR HIDUP WISATA KE PULAU KOMODO" ditambah lagi banyak influencer2 di sosial media sering promote keindahannya di feeds mereka.

Gili Lawa, 2015


and now it turns out to be exactly like the scene on Jungle Book,
'the red flowers'....



Sejauh ini kasusnya masih dalam tahap investigasi. Masih dicari sebab pemicu kebakarannya dari mana, karena rumor yang banyak beredar di publik berdasarkan keterangan dari saksi mata adalah api bersumber dari satu grup travel yang lagi bikin wedding photoshoot gitu.




Talking about wedding photoshoot, i remember when i was still in Bali with my friend, Fanny, we're having a quality time with Moi si anjingnya yang nyebelin, duduk di pantai yang masih agak sepi (daerah Uluwatu) yang blm banyak turis. Kebetulan juga lagi ada kayak photoshoot gitu sih, kalo ga salah bukan wedding ya semacam jualan baju gitu dan mereka membawa beberapa properti kayak styrofoam gitu lah.... i don't think they come from Indonesia ya cause the crew are talking with chinese language, terus ya masa itu properti yang uda ga kepake ditinggal aja gitu????? Temen gw kesel, nanya deh, "Why don't you bring your property? Are you coming back again here or what?" dan mereka cuman diem aja ga ngomong apa2 bengong dan tetep ngelengos tetep pergi -______-


And now the worst thing is finally happened ya, kelalaian yang menyebabkan kerusakan besar. Balik lagi gua paham lu semua uda pada kesel uda pada gedeg, kok bisa gitu lo ada orang kek tolol banget tuh how come. Tapi, sabar, lebih baik kita tunggu pengumuman resmi dari aparat dan kepolisian setempat ya walaupun emang simpang siurnya uda banyak nih yang beredar di netizen dan as you know, maha benar netizen, maap-maap nih, soal hukuman netizen udah paling maha adil.

Coba aja cek di akun sosial medianya si INDONESIAJUARATRIP yang confirmed sebagai terdakwa atas kelalaian dari musibah alam ini:

indonesiajuaratrip

Mantep nih public relationnya, juara banget malah bikin netizen makin panas wkwkwkwk.
LAY TINDAKAN KERAS YA LO MO PECAT KEK MO LO BUNUH KEK YA BODO AMAT, MASALAH UTAMANYA ADALAH: LAHAN ALAM 10 HEKTAR YANG UDAH KEBAKAR PERTANGGUNG JAWABANNYA TU GIMANA YAK?????

Belum selesai ceu hukuman dari Netizen, netizen pun berbondong-bondong menyerang foundernya indonesia juara yang ga lain adalah selebgram yang terkenal sering wara-wiri pake drone. Ga peduli w mo dikata temen gw ada yang kenal lah sama dia terus bilang 'kesian dia kena bullynya aja' tapi yang jelas as a founder, he is the one who responsible for any shit that happened. Satu, kalo emang terbukti ada properti kayak firework untuk photoshoot, the question is how could he didn't knw it or how could he approve? Atau clientnya ngerengek nangis pake duit satu jokut mohon2 mo barbequean ah disini, terus team leader yang bertanggung jawab dalam rombongan itu kayak 'yaudah ok diem2 ya tanpa sepengetahuan bos nih' atau malah 'sebentar saya confirm dulu ke bos'??? ALL THE SPECULATION WILL ALWAYS GROW LIKE THAT BRO BUT ONE FACT YOU CAN'T CHANGE FOR SURE: sebagai sang pencipta dan pencetus, kau adalah orang pertama yang harus menerima konsekuensi terbesarnya bung. Tau kan kenapa Founder & CEO dapet bagian duitnya yang paling banyak- that's the price for your responsibility.
Nah salah satu 'kelalaian' ini jadi pelajaran besar buat yang mo jadi pelaku bisnis, bukan berarti lu udah enak tinggal terima uang yaudah wara-wiri aja kerja lu kaga pantau lapangan lagi pegimana... karena yang berat itu bukan memulai atau mengembangkannya bro, justru yang terberat adalah
'maintenance'nya atau how to keep always survive in every situation.


Dan balik lagi...
kalo berfikir positif-kita emang ga bisa selalu kontrol dan ngatur manusia. Mungkin juga pihak tour & travel udah sering ngingetin wisatawannya untuk selalu jaga alam, kalo merokok puntungnya usahain dikantongin dulu, karena memang biasanya udah jadi SOP pihak travel kok buat menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar. Tapi yakeun kita ga paham ya keadaan sebenarnya disana tu apa, kalo emang bawa fireworks atau nyalain api unggun dan ditinggal ya udah jelas kelalaian travel agentnya sapa suru ga bisa jagain dan teges sama orang goblok.
Who to blame? TURISNYA SIH.
Who should be responsible for the shit? SI PELAKU BISNIS.
Dan kita sebagai netizen hanya bisa melihat dari layar kaca henfon, berharap dapat melakukan sesuatu untuk menolong 'pemulihan' atau 'rehabilitasi' salah satu aset bumi kita, tapi apalah daya kita rakyat jelata....

satu hal yang hanya bisa kita lakukan adalah:
Whoever you are, just don't be a stupid asshole to our mother earth.
Cause the truth is this is the only home that we have,
no matter how rich you are - you still can't build an empire building in Mars and the worst thing that you will hate is... no free oxygen.

the pale blue dot

0 komentar:

Posting Komentar

The Ugly Book