Perfection.

what if, what matters most in this life are the lessons we learn through our suffering?

So, this question is suddenly pop-up in my head like a sudden, out of nowhere. Maybe because I was super bored right now at the office and start wondering when I can start taking my day off to visit a new island or some countries. I was like dramatically starving to take a new journey, knowing the unknown, even my boyfriend told me "Yura, you such a free-spirit. No one can rule your own world like you don't seem to need anyone because you're just happy doing what you want, but sometimes you're just being too much like can be so selfishly don't care about others cause all you wanted to see is only about you and your whole world." That word was choked me for a while, maybe because it might sound more like the truth.

And then now I have memorized all the things that I've been through in my life. Every up-side-down situation that brought me here. I have to be grateful with who I am today and what I have right now. But again, as a human, we always have a thought that enough has never been enough... which that thought brings me anxious somehow. Worrying small things like "what if" or "what's next", sure, we have to plan about what the future will bring. But in some cases, we missed a moment that we have, to embrace it or to feel glad about what we have today, right now.

I mean, you can take a look at the people who be seen like owning everything that we wanted. Example, here's a rich business guy who can make and have anything, travel to anywhere on earth, end up with a beautiful wife and kids, healthy and handsome... settle, he's just like living people dream. But what's then? He wants more.
He wants more power, so he becomes a politician. He expands his business more and more, take any opportunity as much as possible in order to make sure he's 'secure' while in fact, he's not. He's losing the moment to seeing his child growth, he emotionally less attached with a woman that he used to adore, he just fucked up, He creates boundaries from a suffer but he didn't realize he just creates his own. That thing is such a big black hole and all he's trying to do is to fill that hole. He stressed out so he gets high often, get drunk, and play with girls. Doing everything to make himself powerful while in fact he' feels powerless.

At the end what we learn is in our lifetime everyone seeks for the opportunity and avoiding the flaws. Perfection. The less you suffer or the more you suffer to find it, we just won't get it anyway. Cause back again, enough has never been enough. We always talked about 'life after death', heaven is a reward and hell is a punishment. What we missed about that where we live right now, what if the earth was heaven but it gets boring so we take it for granted by creating hell just to get fun?




Bicara tentang Patriarki




Udah lama banget nih saya ga nulis, kali ini saya mo membahas topik yang mungkin agak sensitif dan panjaaaaaaang x lebar x tinggi. Saya terpancing ketika mendengar ucapan seseorang:

"Karena memang sudah kodrat (re: bicara perempuan & laki-laki)."

Saya akui saya adalah tipikal 'a good listener' person, I can listening at people arguing over things and just standing there, in completely silent. Selain itu emang saya mager uga sih untuk debat secara langsung sama orang-orang yang punya paham yang udah teranut dalam darah daging, daripada w di ributin ye kan. Tapi ga bagus ceu, jangan kayak saya ya yang kerap kali 'menghindar konflik' kek cari aman gitu. Emang sih diam itu emas, tapi emas juga ga bakal jadi apa-apa kalo disimpen terus sampe lu lupa itu emas taro dimana. Dan sebagai seorang manusia (gw bicara sebagai manusia ya, ga pake gender dan ga pake embel anaknya anu apa sodaranya inu) saya berhak dong untuk mengeluarkan pendapat saya dalam blog pribadi di sini, dong dong dong? Keluarin lah nda biar ga mules~

Weh tapi ini bakal panjang ceu juntrungannya - w orangnya gitu soalnya.... Ok bismillah semoga ada manfaatnya ya gaes (note: gausah dibaperin yah bos tapi mohon bantu koreksi kalo ada sudut pandang atau data saya yang mungkin keliru)



Mengulik Patriarki
Sebagaimana diterjemahkan oleh Wikipedia, Patriarki merupakan sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai pemegang kuasa utama yang mendominasi dalam peran politik, otoritas moral, hak sosial dan penguasaan properti. Dikatakan sistem sosial karena patriarki itu terbentuk oleh 'kebiasaan' yang mau ga mau jadinya terbiasa dan ya udah gitu itu jadi sesuatu yang biasa sampai akhirnya kelabel 'YA MEMANG HARUSNYA SEPERTI ITU'. Dan patriarki udah kayak fenomena sosial yang telah terstuktur sedemikian rupa di belahan negara manapun, menjadikan setiap individu wanita ditakdirkan di belakang laki-laki, bukannya (at least) sejajar.

Kalo kita mo bahas akarnya itu sebenarnya dari mana, saya kurang setuju sih kalo itu dilahirkan oleh paham agama tertentu, apalagi Islam. Coba deh lihat jauh-jauh hari sebelum itu, jauh-jauh hari dari sebelum ada teknologi bahkan masa-masa sebelum penyebaran agama terjadi. Coba bayangkan bagaimana dulunya banget proses peradaban manusia terjadi yang dimana manusia masih menggantungkan kehidupannya benar-benar kepada alam, dengan kata lain 'kalo mo makan cari ae di hutan'. Bayangkan bagaimana harus berburu, bersaing sama makhluk-makhluk lain yang juga lapar.

Ada satu tulisan yang pernah saya baca, yang menurut saya sih cukup masuk akal ya.. Bagaimana keadaannya seorang perempuan yang baru melahirkan anak harus stay di satu tempat dan belum bisa ikut berburu, yang membuat kegiatan berburu pun jadi lebih dominan dilakukan oleh laki-laki. Dengan banyaknya waktu senggang perempuan bersama anak-anaknya, mereka jadi 'bereksperimen' dengan cocok tanam dan mengolah hasil-hasil perburuan menjadi sedemikian rupa. Hmmm, bisa jadi banget berarti penemu cocok tanam atau ahli tani pertama tuh sebenarnya adalah perempuan ya... yang akhirnya seiring dengan perubahan segala macam kondisi alam yang terjadi, peradaban menjadi berkembang ke fase konstruktif-di mana orang jadi lebih memilih untuk menetap di satu tempat untuk bertahan hidup dengan pangan yang mereka tanam. Dan ketika pertanian justru menjadi sumber makanan utama, munculah berbagai inisiatif untuk menciptakan alat-alat bantu penunjang dalam bertani. Nah masa-masa ini terkenal dengan zaman Neolitikum.


Dari sini, berkembanglah pemikiran-pemikiran selanjutnya seperti konsep kepemilikan yang kemudian naik mejadi pembagian kelas. Perempuan jadi diwajibkan untuk selalu memegang pekerjaan-pekerjaan domestik, tidak boleh tidak dan tidak boleh lebih dari itu. Praktik mendominasi ini lah yang jadi akar mulanya patriarkis ini terbentuk. Intinya, patriarki bukan soal kodrat atau determinisme biologis na-na-na apalah itu ya gaes... tapi ini lebih merupakan konstruksi sosial, dan ya beda negara beda wilayah ya beda budaya dan perilaku, tapi intinya sama: wanita selayaknya ga berbeda dengan objek/properti yang memang harus dikendalikan oleh individu (laki-laki). Itu patriarki.



Patriarki dan Kebudayaan Lokal (Javanese)?
Oke kita ke negara kita, Indonesia. Kita ngomongin culture Jawa dulu aja yaa, no offense loh ini.. karena memang Jawa tergolong masyarakat kapital di Indonesia dan lagi juga info kajiannya paling banyak di literatur. Tapi emang si, kalo di Indonesia ini kebudayaan yang kental bet ama patriarki ya sorry no sorry emang jawa, cuman kesininya jadi agak mendingan seiring perkembangan Islam dan kemajuan adab. Apalagi setelah era Kartini, terima kasih ibuuuu~




Dalam pelajaran sejarah, nenek moyangnya masyarakat Jawa berasal dari China bagian Selatan yang kemudian ke Vietnam dan yang pada akhirnya berlabuh lah sampai di Pulau Jawa, mereka dikenal sebagai kaum Jawa Kuna. Kemudian sekitar tahun 300 M datanglah orang-orang India ke Nusantara dan mendirikan kerajaan-kerajaan koloni. Hal ini disertai dengan banyaknya bukti pada prasasti-prasasti yang ditemukan dengan adanya penggunaan huruf Sansekerta. Kaum-kaum ini disebut dengan Kaum Brahmana.

Pernah denger nama Aji Saka? Ia dikisahkan merupakan pangeran dari kaum Brahmana sedangkan ada yang namanya Prabu Dewata Cangkar adalah kepala suku dari kaum Jawa Kuna. Dengan adanya dua kepala ini, tidak bisa dipungkiri terjadilah konflik dan peperangan untuk pengambilan alih kuasa di wilayah-wilayah tertentu.

Banyak kisah-kisah sejarah yang berbeda versi sih, ada lagi versi lain yang berkembang dan paling dikenal yaitu Calon Arang yang dikenal sebagai seorang ratu penyihir jahat dengan aliran sesat pagan animisme dan dinamisme Jawa Kuna, ia menyembah Ibu Pertiwi yang disebut kaum Brahmana sebagai Bhtari Dhuga. Calon Arang dikenal dengan sistem anti patriarki, menempatkan kaum perempuan adalah sejajar dengan laki-laki dengan sistem matrifokus yang mana Adat-tata cara-aturan dan acuan semua tertulis dalam kitab pusaka. Dalam pewayangan dan kisah rakyat Jawa bahwa para penyembah Ibu Pertiwi ini adalah pembawa mantra pada bencana dalam sistem pangan sampai wabah atau kematian karena mereka dikenal sebagai pengabdi-pengabdi jin/setan dengan paham ritual-ritual sesajen dan semacamnya. Bahkan mereka, penyembah Ibu Pertiwi dikatakan senang mengubur bayi orok dan makan bayi orok... yang kalo kita tau jaman sekarang masih ada tu adalah "ari-ari bayi harus di kubur di belakang rumah" Nah... sungguh kearifan lokal.

Singkat cerita, anak dari Calon Arang, Ratna Manggali kawin sama pemuda murid dari Mpu Baradah, Maharesi Brahmana yang berakhir dengan hilangnya kitab pusaka Calon Arang yang berakhir dengan kekalahan sistem matrifokus atas sistem patriarkis. Dan dimana dari sini berkembanglah pula babak baru yaitu kolonialisme dan militerisme Jawa.

Coba sekarang kalo ditela'ah lagi... kenapa banget ya kok kayak laki-laki liatnya pemimpin wanita itu 'mengancam dan menakutkan' mungkin gegara sosok Calon Arang kali. Ini konteksnya kepemimpinan dalam bermasyarakat loh yah...
Belajar dari sejarah yang banyak banget kisah-kisah berkelanjutan yang diabadikan di dalam buku dengan banyak versi, dari situ banyak mitos akan perempuan yang diciptakan untuk kepentingan politik kaum-kaum raja yang jahat dengan sifat kolonialis dan militeristik yang pada akhirnya hanya menjadikan perempuan Jawa kedudukannya hanya diletakkan pada posisi inferior dengan peran domestik dan segudang tata krama dan kewajiban untuk tunduk kepada laki-laki.


Merevisi pola pikir dan budaya yang uda dari jamannya nenek moyang tuh emang butuh proses yang sangat-sangat-sangat lama. Citranya tuh perempuan (khususnya di Jawa) adalah harus lembuddd, alussss, setiaaaa, dan rela baiklah sip oke. Salah satu upaya awal untuk melawan sistem patriarki yang sudah mendarah daging adalah dengan penyetaraan hak yang dimana perempuan berhak atas pendidikan yang layak dimana untuk pengembangan potensi mereka di segala bidang (lagi-lagi terimakasih untuk Ibu Kartini). Untuk laki-laki yang ngerasa 'pas-pas'an otak-harta-dan martabatnya udah mana gitu pride setinggi tinggi langit justru ini malah jadi kayak ancaman wkwkwk ya makanya cari istri yang polos-polos ae kan maunya yang baru pada lulus sekola ga banyak bergaul biar ‘enggeh2’ wae~ E tapi jangan salah loh kalo konteksnya ngomongin rumah tangga, justru pengabdian total seorang perempuan bisa jadi strategi juga untuk mempunyai otoritas. Yang lama kelamaan suami yang akan dengan spontannya being emotionally depending with her, yang membawa pengaruh dalam mengambil keputusan-keputusan si suami.
That's why they said, "Dibalik pria-pria sukses, selalu ada wanita hebat." 


Patriarki dan Determinisme Biologis?
Oke kita sedikit geser ke science. Kita mulai dari deskripsi Determinisme sendiri. Determinisme adalah paham atau pemikiran yang menolak adanya kebebasan dalam diri manusia. Ada determinisme genetik/biologis, determinisme psikologis, determinisme sosiologis dan ga tau deh apaan lagi. Tapi yang saya mo coba kupas sekarang adalah Determinisme Biologis, yang mana ini kerap 'berperan kuat' untuk melanggengkan seksisme dalam gender role. Laki-laki dianggap lebih unggul dari perempuan karena emang udah dari sononya begitu, gitu kan yang sering didenger.


Ya, kenyataannya memang benar ada perbedaan biologis pada perempuan dan laki-laki, dari bentuk tubuh sampai hormon-hormon yang dipunya pria dan wanita udah jelas berbeda, wanita punya ovarium dengan hormon esterogen yang lebih tinggi, sedangkan  laki-laki hormon testosteronnya yang lebih tinggi dan ga punya ovarium. Terus ngomongin kromosom juga, kromosom perempuan yaitu XX sedangkan laki-laki  mempunyai dua kromosom yang berbeda yaitu X dan Y. Maka ya, secara biologis dapat diambil kesimpulan bahwa fisik laki-laki memang lebih kuat dibandingkan perempuan dan itu memang tidak bisa dipungkiri. Tapi determinisme biologis justru berkembang biak menjadi kompensasi untuk pria sebagai makhluk yang harus ditolerir dalam bertindak 'kriminal' kepada perempuan. Sering kan perempuan yang diperkosa justru malah jadi yang disalahkan? Pake istilah, kucing ga nolak kalo dikasi ikan. Nah ini, logika kasarnya kayak: Ya laki-laki emang dari sononya udah pemerkosa. Makanya jangan keluar malem-pakelah pakaian yang tertutup setutup tutupnya penutup. Okayyyy~ Kasih gua contoh negara mana yang semua perempuannya berpakaian tertutup dan dikrengkeng pake jam ronda, yang terbukti bebas dari kriminalisasi perempuan? Ada? Kalo berkiblat dengan determinasi biologis, jadi kamu setuju kalo pria dari sananya memang pemerkosa? Dari sananya tu dari mana dulu nih kalo mo play the blame jadinya mah kurang ngajar bet dong u lempar ae ke Tuhan... Tuhan nyiptain lu punya hormon rapist? 


Pembedaan karena faktor biologis membangun konstruksi tersendiri dalam gender role. Membawa pengaruh ke profesi, bidang olahraga, science, political government dll. Bahkan sampai dalam hubungan seks, perempuan yang sudah banyak tidur dengan pria dianggap wew. Sedangkan laki-laki dianggap oh ok. Pada kenyataan sederhananya ya ini gaes, gonta-ganti pasangan seksual itu tidak baik ya anak2 kan uda pada tau ya dari segi medis dan ini berlaku buat sisters and brothers lhoooo... mo lu cowo pa cewe ya tetep zinah ma zinah- terus ngapa kek kesannya cowok itu lebih ‘wajar’.

Itu dah tuh perkaranya dari determinisme biologis. Dan parahnya lagi determinisme biologis juga ampe2 bikin perkara gender role aja loh, malah juga mendasari rasisme kayak diskriminatif dan slavery pada orang berkulit gelap. Karena orang yang berkulit gelap dianggap memiliki kapasitas intelektual yang lebih rendah.

Kesimpulannya ya... kalo ngomongin biologi memang basic nya laki-laki secara fisik lebih kuat dari perempuan lah ya hiya itu emang bener. Dengan hormon-hormon yang membedakan bentuk tubuh kayak cowok numbuh jenggot, cowok suaranya lebih ngebass, cewek punya payudara, cewek melahirkan dan menstruasi. Tapi yauds itu ceu, fisik ya fisik, that's it, that's what KODRAT means loh ya, coba jangan ngelebar kemana-mana. Jangan menyalagunakan ilmu alam untuk membenarkan praktek eksploitatif pada manusia.



Patriarki dan Islam?
Nah ini. Nggak bisa dipungkiri banyak yang menggambarkan Islam adalah agama yang paling patriarkis. By the way, ngomongin aja nih tentang Rasulullah SAW. Beliau teramat jauh dari patriarki loh, terlepas dari pro dan kontra ulasan-ulasan mengenai poligami yang dilakukan Rasulullah, jangan pernah lupa bahwa pertama kalinya Rasulullah menikah adalah ketika usianya masih muda dan hartanya pun nggak sebanding dengan istri pertamanya, Siti Khadijah yang merupakan bangsawan dan business women alyas pedagang cerdas dan sukses di kala itu, dan Rasulullah lah yang dilamar duluan sama Siti Khadijah. Cah elah, kalo sekarang mah.... boro-boro, GENGSI dong coyyyy pride w mo ditaro dimana sebagai laki-laki ingat coyyyy kodrattttt-kodraatttt wkwkwkw.

Dan Ia pula istri yang dinikahi Rasulullah, satu-satunya, tanpa dimadu sampai akhir hayat Siti Khadijah.

Ketika Aisyah ingin menampakkan kelebihannya atas Khadijah, ia berkata kepada Fatimah ra., putri Nabi dari Khadijah ra.: “Aku gadis ketika dinikahi ayahmu sedang ibumu adalah janda ketika dinikahi ayahmu.” Rasulullah SAW yang mendengar ucapan ini dari putrinya yang mengeluh bersabda: “Sampaikanlah kepadanya ‘Ibuku (maksudnya Khadijah ra) lebih hebat dari engkau, beliau menikahi ayahku yang jejaka, sedang engkau menikahinya saat beliau duda.” 
Rasulullah SAW bersabda :”Khadijah beriman kepadaku ketika orang-orang mengingkari. Dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan. Dan dia memberikan hartanya kepadaku ketika orang-orang tidak memberiku apa-apa. Allah mengaruniai aku anak darinya dan mengharamkan bagiku anak dari selain dia.”
Ok, lanjut (tukan w jadi fokus dalam satu ruang)....
Kemudian sampai mana tadi... hmmm patriarki ada dalam ajaran Islam itu sendiri??? Mungkin hal ini tidak terlepas dari banyaknya tafsir-tafsir yang terdengar cenderung memojokkan kaum wanita. Islam dinilai sebagai pembawa pengaruh patriarki paling utama. Dan ya nggak bisa dipungkiri banyak banget prakteknya kok, dengan mengatasnamakan: ya kitab w ngomong begitu, lu ga pecaya lu islam paan uWeh santai bos, kita saling bertukar pandangan aja dong... biar gimanapun yang Maha Mengetahui segalanya kan adalah Allah SWT, kita mah sama manusia yang lagi sama-sama belajar untuk mencari ilmu toh. Saling berbagi dan bertukar pendapat itu lebih menyenangkan :)
"Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan pasangannya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak; dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu." - Q.S. An-Nisa’ (1)
Di atas adalah potongan ayat dalam surat An-Nisa, bacanya jangan satu ayat ya-baca secara keseluruhan, dan bacalah ulasan penafsirannya dari berbagai sumber. Ajaran Islam secara komprehensif telah memaparkan ekuitas antara perempuan dan laki-laki dan itu dijelaskan dalam surat An-Nisa.

Jika membaca sejarah-sejarah yang tertulis tentang peradaban sebelum Islam seperti peradaban Yunani, Romawi, Arab Jahiliyah, dkk.. setelah diturunkannya Al-Qur'an justru ini sangat 'mengamankan' kaum perempuan ke depannya, untuk kedudukan yang sama antara laki-laki dan perempuan. Dari hak untuk memilih, hak kepemilikan dan kekayaan, hak pendidikan, hak pekerjaan, dan lain-lain, telah diatur sebagaimana adilnya. It's more about equity.

the difference between equality and equity

Banyak perdebatan atas kontradiksi ayat-ayat di dalam Al-Qur'an oleh para ahli. Salah satunya tentang Adam dan Hawa sebagaimana tertulis dalam salah satu lembaran halaman buku 'Understanding Women in Islam':



Perdebatan lain terjadi tapi dalam hadis,
Rasulullah saw bersabda: Saling berpesanlah kepada kaum perempuan, karena sesungguhnya perempuan diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok, dan karena itu perempuan seperti tulang rusuk, jika kalian mencoba meluruskannya ia akan patah. Tetapi jika kalian membiarkan- nya maka kalian akan menikmatinya dengan tetap dalam bengkok, maka saling berwasiatlah kalian atas perempuan. (HR. al-Bukhari)
M. Quraish Shihab dalam bukunya Membumikan al-Qur’an menyatakan bahwa tulang rusuk yang bengkok harus dipahami dalam arti kiasan (majazi), bahwa hadis tersebut memperingatkan kepada kaum laki-laki agar menghadapi perempuan dengan bijaksana. Kiasan dalam arti sama ketika kita bilang orang yang wataknya keras tu kayak "Ni orang batu banget" tentu bukan berarti orang itu adalah batu kan yak. Ada tafsiran lain juga yang menjelaskan bahwa Hadis ini mengemukakan tentang kelebihan perempuan yang tidak dimiliki oleh laki-laki, yaitu lebih perasa.

Yaudah, biarkan itu jadi perdebatan para ahli-kita mah apa atuh cuman bisa jadi pembaca doang. Tau kan ya kenapa ampe ada sekolah-sekolah tinggi yang khusus mengkaji Al-Qur'an. Karena isinya sendiri memang rumit dan setiap penafsiran memiliki interpretasi yang berbeda-beda. Kalo katanya seorang teolog muslim ternama, secara historis penafsrian Al-Qur'an harus disesuaikan dengan kondisi dan konteks pada saat itu-melihat dari esensial Qur'an adalah respon dari konteks yang ada.
Di sini w ga mo sotoy ya karena saya cukup sadar diri kok ilmu agama saya ga ada apa-apanya dibandingkan para suhu. Tapi ya lagi-lagi saya hanya mengemukakan sudut pandang saya aja yak dan dari yang saya tau ae jadi monmaap ga maksud apa2-Anda bebas untuk tidak setuju dan mengoreksi. Saya pribadi melihat ajaran Agama Islam kebanyakan malah udah 'remix' dari budaya daerah dan konstruksi sosial yang terjadi dari tahun ke tahun. Jadi nyaru ceu, ajaran Islam yang beneran islam ga kebumbu2 budaya dan sosial yg mana si???? Ya karna tbh, sering terjadi ae atributnya aja Islam-apa2 mengatasnamakan Islam, padahal mah manusia kerdus ga mo susah mo banyak untung ena-ena' terus.

Dan pada akhirnya: Tuhan menilaimu dari amal baikmu di dunia dan ketakwaan kita kepadaNya, ga peduli lu cowo apa cewe, manusia adalah sama. Udah si gitu ae.



---- KESIMPULAN ----


Nih ya kalo dipikir-pikir, kalo emang bener terbukti laki-laki itu lebih logis dalam mengambil keputusan sedangkan wanita itu cenderung lebih mengandalkan perasaannya untuk hal apapun... pada intinya, bukan soal siapa yang harus lebih dominan atau siapa yang berhak dan siapa yang wajib ga wajib, but it's more about we need each others to make a balance ya ga sih. Kebanyakan pake akal bisa bikin kita kehilangan hati nurani, terlalu mengandalkan perasaan bisa bikin kita jadi ga realistis. Ga usah dibikin ribet hidup u semua, cherish every moment of it ae~

So that's it, you both as a partner who complete each other, now stop thinking to compete with each other. Together we can make a better world! 

Mengupas Lengkap Mengenai 'Toxic Relationship'

toxic relationship




Pada umumnya, yang namanya menjalin hubungan atau relasi dengan orang lain itu tidak selamanya berjalan dengan indah apalagi kalo kita membicarakan yang namanya hubungan cinta ke tahapan yang lebih serius. Percekcokan atau konflik-konflik kecil ya sudah pasti ada, namanya juga relasyenshit ye kan.. awal-awal terasa indah, lama-lama ya kebuka juga karakter asli masing-masing yang membuat satu sama lain harus saling beradaptasi dan belajar saling menghargai segala macam kekurangan pasangan.

Tapi terkadang, tanpa kita sadari setiap hubungan yang terjalin dengan segala konflik yang ada di dalamnya bisa jadi mengandung potensi toxic yang akan sangat berpengaruh untuk kesehatan mental kita ke depan loh.


Apa sih Toxic Relationship?
Hubungan yang pelan-pelan membunuhmu baik secara fisik, emosi dan mental. Ibarat racun yang dikemas di dalam sandwich yang tampak menggoda. Kayak "uda tau beracun masih aja lo makan!"
Biasanya sebuah hubungan yang sudah dikategorikan 'toxic relationship' adalah ketika hubungan itu menciptakan konflik batin di dalam diri kita sendiri... dan entah bagaimana, ya ga bisa lepas aja gitu. Selalu ada satu/dua alasan untuk bertahan dibalik puluhan-puluhan alasan yang rasional untuk meninggalkan hubungan ini.
One thing about a true healthy relationship: Always being a supporting system for each other with respect and he/she can even encourage you to be a better version of you... for yourself.

Cara mendeteksi Toxic Relationship?
Coba lihat dari cara ia bicara dan memperlakukanmu.
Apa ia sering berbohong?
Apa ia sering meluapkan emosinya yang berlebihan kepadamu?
Apa ia memiliki masalah pribadi diluar hubungan kalian dan membuatmu seperti 'harus bertanggung jawab' untuk ikut menyelesaikannya?
Apa ia pernah membentakmu di depan umum?
Apa ia selalu defensive balik menyudutkanmu ketika ia berbuat kesalahan fatal?
Apa ia pernah menyakitimu baik secara verbal maupun fisik?
Apa ia kerap kali bersikap seenaknya dan menuntutmu untuk selalu mengikuti kemauan dia atas dasar 'karena cinta'?

Ya kurang lebih kalo udah ada lebih dari tiga pertanyaan diatas yang checked yes berarti ya anda mengidap toxic relationship stadium awal. Dan hati-hati, karena bisa jadi stadium selanjutnya yang terjadi adalah serusak-rusaknya hubungan kalian, kamu selalu kerap kali nggak bisa mengakhiri hubungan. 


Faktor/penyebab seseorang dapat terjebak dalam sebuah Toxic Relationship?
Sebenarnya banyak beberapa faktor yang menyebabkan sebuah hubungan menjadi racun yang cenderung unstopable:

1. Trauma dari hubungan yang sebelumnya


Baik dari kamu atau pasanganmu atau malah kalian berdua punya luka dari masa lalu yang tanpa kalian sadari, apa yang telah terjadi di hubungan kamu mempengaruhi tingkah laku dan sisi emosional kalian dalam berhubungan.
2. Kesepian


Ini sangat berbahaya sih kalo ternyata kamu ketemu dengan pasangan yang manipulatif. Karena mereka tau bagaimana membuatmu nyaman, mencari kelemahanmu agar menjadi senjata untuk menyerangmu demi selalu mendapatkan apa yang ia mau. Tanpa kamu sadari, kamu menjadi orang yang bergantung dan merasa bahwa dialah sumber dari kebahagianmu.
3. Trauma internal


Kamu/pasangan kamu dalam berhubungan pernah melakukan kesalahan fatal. Misalnya nih ya, ambil contoh kayak - pasanganmu berbohong yang fatal banget dan kamupun juga pernah melakukan kesalahan yang sama fatalnya. Well yeas, maybe you can forgive, but you surely cannot forget right? Karena siklus yang kemungkinan akan sering terjadi ketika kamu tersakiti namun memaafkannya dan memilih untuk stay in the circle, then the consequence is you both will live very miserable with your own insecurity.
4. Krisis mental


Ada masalah utama yang menjadi triggered untuk seseorang bisa bersikap meracuni sebuah hubungan yang salah satunya mungkin memang dari sisi kesehatan mental orang itu sendiri. Antara bipolar disorder atau anxiety disorder, yang jelas orang yang punya krisis mental seperti ini pastinya bakal jadi alig kalo ketemu sama orang yang cenderung play all the blame karena biasanya orang yang punya depresi kan emang cenderung tidak percaya diri. But before you pointed out that you are the crazy one and you don't feel like you deserve anyone, coba deh barangkali justru yang sebenarnya gila tu pacarmu kali tuh. Elu cuman kena mirror aja.


Bagaimana cara terbaik untuk lepas dari sebuah Toxic Relationship?
Gini. We all have our own demons kalo kata quote2 di Tumblr. Nggak ada cara spesifik untuk bisa lepas dari 'ikatan' yang seperti ini, karena ya jatohnya kayak pake narkoba. Tapi, karena saya sendiri pernah dulunya mengalami toxic relationship, ya saya merasa harus sharing ini untuk kalian semua yang mungkin masih berada di dalam segita bermuda.

Pertama, toxic relationship selalu membuatmu menjadi seperti orang lain sampai akhirnya tanpa kamu sendiri, pelan-pelan, kamu menjauh dari teman-temanmu. Do not ignore this sign. You are not a problem, because look at yourself before you met him/her. You are surrounded by your best-friends so it proves one thing for sure: You're not a toxic. Listen to the people who knows you so well before you met him/her, cause they see things differently by logic and they do really care about you. You will be surprise if their opinion is more likely becoming such a right prediction. Dan jangan lupa, selalu terbuka semuanya ke mereka, orang-orang yang paling kamu percayakan, karena di sisi lain support dari mereka itu akan sangat menolongmu dalam mengatasi ketakutan-ketakutan dalam kepalamu sehingga membangun kekuatan hati lo to strictly block him/her. 

Kedua, yes, kata eneng dualipa mah do not let him in-blok semuanya dan jaga jarak. Jangan pernah memberi celah untuk dia berbicara atau bersikap, karena sedikit aja tu bisa bikin lo mikir dua kali tau gak wkwkwkw paham bener deh pokoknya w. Silat lidahnya tu kayak memojokkan lo dengan kalimat yang cenderung 'no one will really loves you like i do' NO BABY NO!!! SIMPLE AJA ANYING YANG NAMANYA SAYANG BENERAN MAH LO NGGAK AKAN BERKALI-KALI BERULAH DAN MENGURAS EMOSI PASANGAN LO. saya pahammmm betulllll rasanya tu kayak merasa paling bersalah aja gitu dalam segala sesuatu sehingga lo dibikin kayak ngeliat pasangan lo ini sosok yang paling sempurna yang nggak akan pernah lagi bisa didapetin di toserba mana aja~

Terakhir, coba deh cari kesibukan lain.
You don't deserve to be always stay focus to his/her problem, make a distraction till you get used with it. Kenapa lo ga bisa kalo kenyataannya gw ternyata bisa?
Yeah i know the struggle is real. Such a powerful drugs!
The healing takes a progress but just keep moving dude, distract yourself with positive vibes and talk a lot with people that you trusted.


Love yourself :3
cause the only true love is comes with respect.
and what's meant to you won't make you ever feel like a total crap.

Gili Lawa and instagram madness



A years ago,  2015, I travel to this land seeking for a pleasure and a healing from nature *owww
Dan mulai masuk awal tahun 2016- pulau komodo menjadi salah satu tujuan wisata yang 'hits' lah di kalangan traveller akan keindahannya dan juga kalangan turis2 karena 'instagramable' nya.
Mungkin ibaratnya tu kayak "MASA IYA LO GA PERNAH KE BALI?" sekarang jadi kayak "LO HARUS SEKALI SEUMUR HIDUP WISATA KE PULAU KOMODO" ditambah lagi banyak influencer2 di sosial media sering promote keindahannya di feeds mereka.

Gili Lawa, 2015


and now it turns out to be exactly like the scene on Jungle Book,
'the red flowers'....



Sejauh ini kasusnya masih dalam tahap investigasi. Masih dicari sebab pemicu kebakarannya dari mana, karena rumor yang banyak beredar di publik berdasarkan keterangan dari saksi mata adalah api bersumber dari satu grup travel yang lagi bikin wedding photoshoot gitu.




Talking about wedding photoshoot, i remember when i was still in Bali with my friend, Fanny, we're having a quality time with Moi si anjingnya yang nyebelin, duduk di pantai yang masih agak sepi (daerah Uluwatu) yang blm banyak turis. Kebetulan juga lagi ada kayak photoshoot gitu sih, kalo ga salah bukan wedding ya semacam jualan baju gitu dan mereka membawa beberapa properti kayak styrofoam gitu lah.... i don't think they come from Indonesia ya cause the crew are talking with chinese language, terus ya masa itu properti yang uda ga kepake ditinggal aja gitu????? Temen gw kesel, nanya deh, "Why don't you bring your property? Are you coming back again here or what?" dan mereka cuman diem aja ga ngomong apa2 bengong dan tetep ngelengos tetep pergi -______-


And now the worst thing is finally happened ya, kelalaian yang menyebabkan kerusakan besar. Balik lagi gua paham lu semua uda pada kesel uda pada gedeg, kok bisa gitu lo ada orang kek tolol banget tuh how come. Tapi, sabar, lebih baik kita tunggu pengumuman resmi dari aparat dan kepolisian setempat ya walaupun emang simpang siurnya uda banyak nih yang beredar di netizen dan as you know, maha benar netizen, maap-maap nih, soal hukuman netizen udah paling maha adil.

Coba aja cek di akun sosial medianya si INDONESIAJUARATRIP yang confirmed sebagai terdakwa atas kelalaian dari musibah alam ini:

indonesiajuaratrip

Mantep nih public relationnya, juara banget malah bikin netizen makin panas wkwkwkwk.
LAY TINDAKAN KERAS YA LO MO PECAT KEK MO LO BUNUH KEK YA BODO AMAT, MASALAH UTAMANYA ADALAH: LAHAN ALAM 10 HEKTAR YANG UDAH KEBAKAR PERTANGGUNG JAWABANNYA TU GIMANA YAK?????

Belum selesai ceu hukuman dari Netizen, netizen pun berbondong-bondong menyerang foundernya indonesia juara yang ga lain adalah selebgram yang terkenal sering wara-wiri pake drone. Ga peduli w mo dikata temen gw ada yang kenal lah sama dia terus bilang 'kesian dia kena bullynya aja' tapi yang jelas as a founder, he is the one who responsible for any shit that happened. Satu, kalo emang terbukti ada properti kayak firework untuk photoshoot, the question is how could he didn't knw it or how could he approve? Atau clientnya ngerengek nangis pake duit satu jokut mohon2 mo barbequean ah disini, terus team leader yang bertanggung jawab dalam rombongan itu kayak 'yaudah ok diem2 ya tanpa sepengetahuan bos nih' atau malah 'sebentar saya confirm dulu ke bos'??? ALL THE SPECULATION WILL ALWAYS GROW LIKE THAT BRO BUT ONE FACT YOU CAN'T CHANGE FOR SURE: sebagai sang pencipta dan pencetus, kau adalah orang pertama yang harus menerima konsekuensi terbesarnya bung. Tau kan kenapa Founder & CEO dapet bagian duitnya yang paling banyak- that's the price for your responsibility.
Nah salah satu 'kelalaian' ini jadi pelajaran besar buat yang mo jadi pelaku bisnis, bukan berarti lu udah enak tinggal terima uang yaudah wara-wiri aja kerja lu kaga pantau lapangan lagi pegimana... karena yang berat itu bukan memulai atau mengembangkannya bro, justru yang terberat adalah
'maintenance'nya atau how to keep always survive in every situation.


Dan balik lagi...
kalo berfikir positif-kita emang ga bisa selalu kontrol dan ngatur manusia. Mungkin juga pihak tour & travel udah sering ngingetin wisatawannya untuk selalu jaga alam, kalo merokok puntungnya usahain dikantongin dulu, karena memang biasanya udah jadi SOP pihak travel kok buat menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar. Tapi yakeun kita ga paham ya keadaan sebenarnya disana tu apa, kalo emang bawa fireworks atau nyalain api unggun dan ditinggal ya udah jelas kelalaian travel agentnya sapa suru ga bisa jagain dan teges sama orang goblok.
Who to blame? TURISNYA SIH.
Who should be responsible for the shit? SI PELAKU BISNIS.
Dan kita sebagai netizen hanya bisa melihat dari layar kaca henfon, berharap dapat melakukan sesuatu untuk menolong 'pemulihan' atau 'rehabilitasi' salah satu aset bumi kita, tapi apalah daya kita rakyat jelata....

satu hal yang hanya bisa kita lakukan adalah:
Whoever you are, just don't be a stupid asshole to our mother earth.
Cause the truth is this is the only home that we have,
no matter how rich you are - you still can't build an empire building in Mars and the worst thing that you will hate is... no free oxygen.

the pale blue dot

Menghilangkan jerawat dan bekas cacar




These pic taken during my first time when i'd got my very first
(AND HOPE THE LAST) chickenpox.

______________


Yeassss i knw that picture might be disturbing you so much and you can't even imagine how could i dare to taken any picture and share the hell out to you all right now.

If you wonder, i got my chickenpox on December 2017 after i moved back to Jakarta. And unfortunately, i'm just arrived in Bali at my friend's house when i've attacked by this curse! God bless you Fanny & Jo, to take care of me while i 'merepotkan' yey wkwkwkw so yeah due the 'karantina' i did a lot of research about this thing which around three weeks later i completely healed.


Consistency is a key.
Again I should have told you, that you cannot achieve anything without a consistency and that's the truth. When i was in medication, I was staying in room a LOT, napping and sleeping all the time.
I took a bath with a coconut water for a week. What. Yes coconut water. And right after i let it dried on my skin between 15-20 minutes, I shower a whole of my face and body with a warm water. No, I didn't use any soap, just rub my body softly cause i avoid the bubble to pop up cause i was too afraid it will give me a deep scars.

Back then i also struggle with acne before i've got this chickenpox shit so it was like a damn combo hit to me and i'm getting so anxious with my skin in future like i'm afraid i should always use a beauty filter app every time i took a selfie-to avoid my insecurity with a real mehhh and so sorry that any quotes like "you're beautiful as who you are" and etc isn't helping at all while you're still into this kind of  shitty situation ya ga sihhhhh kuwh ngerti deh pokoknya sis~
*ini blog maunya apaseh bahasa enggris dicampur-campur dasar ga KONSISTEN*


March 2018, a months after my chickenpox and breakout stuff:


My skin is not perfect like yours i knw, but here I want to share my skincare routine that hope will help some people out there. I'm an acne-prone skin, oily skin, sensitive, and as I mentioned above I just healed from chickenpox scars. DAN YA UDAHHHHH, gua mo ngemeng pake bahasa Indonesia ae karena ini topik berat dan banyak bahasa2 slang yang semau-mau saya jadi dah ah ganti jadi endones~


Before you're getting started: Do research.

Satu hal yang paling basic yang harus kita ketahui adalah, termasuk jenis kulit apakah sih kita? Sebenarnya kulit yang cenderung bermasalah dengan Acne yang heboh2 banget gitu sih ya rata-rata memang mereka dengan kulit yang berminyak ya... karena kebanyakan untuk mereka yang kulit kering tuh rata-rata permasalahan kulitnya yang kebanyakan disebabkan oleh iritasi gitu. Wajar, kulit kering kan pasti sensitif cuy... nah kalo misanya uda tau basicnya gini, ya kita tinggal sesuaikan aja kulit kita sama ingredients produk-produk skincare yang beredar di pasaran. Just because it said like "dermatologist tested" lah atau "oil-free" dan na na na, itu belum sepenuhnya menjamin bahwa produk yang kita gunakan akan selalu cocok di muka kita. Kebetulan saya termasuk oily skin yang cenderung combine dengan kulit sensitif. Sensitif banget apalagi kalo kena panas matahari campur air laut. Itu bisa tu gua nongol2 ke permukaan, just 15 sec then pasti kulit saya kemerahan kayak digigit nyamuk gitu deh bentol, dan beberapa hari kemudian kedepan pasti muka saya jadi bruntusan parah. Terus juga perkara make-up, wah aseli kalo missed berapa kali buat bersihin atau even sekaliiiiiiiik aja saya bawa tidur tu, pasti uda breakout. Dan permasalahan kulit muka saya ini uda kekal abadi selamanya dari jaman saya belum kenal make-up. Ya SMP.

In my case: saya paling menghindari banget produk produk skincare dan make-up yang mengandung kadar alkohol yang tinggi, soybean, butylene glycol dan paraben. Karena saya sudah membuktikan sendiri sih kulit saya selalu cepat bermasalah kalo rutin menggunakan produk yang mengandung mereka. Untuk lo yang masih on hunt, always note, everytime you always think about purchasing stuff yang seharga kayak sepatu vans, mending lo cari yang jual dalam kemasan sample nya dulu deh daripada ujungnya ga kepake. Cobain dulu dalam beberapa minggu dan lihat perbandingannya, kalo memang ga ada masalah yowes lanjutkan~



First of all, stay hydrated



Balik lagi, you are what you eat. Tapi emang sih bagian ini paling susah, apalagi hampir keseluruhan dari makanan enak yang beredar di Indonesia ini yang lezat punya selalu yang di goreng-goreng. Tapi mungkin kita bisa coba bantu menetralisir yang kita makan dengan meminum air mineral sebanyak 8 gelas per hari. I knowwwww air mineral tuh kayak ga ada manis-manisnya hambar gimana gitu, terus karna murah dan kayak easy aja lay jadi jatohnya ya ngegampangin ae. Coba aja buktiin, seminggu sampai dua minggu berturut-turut lo rajin minum air putih, saya jamin beser terus.... (krik, krik?) ya ya ya oke, i mean, kerasa pasti di kulit lo lebih fresh and moisturized naturally gitu loh dan itu sangat sangat membantu mempermudah kulit supaya proses 'healing' pada tektstur kulitmu bisa jadi lebih cepet. Secaraaaaa yang parah banget kayak luka waktu cacar kemarin aja bantu, lu bisa tanya dah tu ama temen saya si fanny, how really fast my skin is changed dramatically, especially my face... all is more about what you put on inside: in my case-mineral water and coconut oil is helping me too much.



Must-to-do. Do not skip a Cleanser.


It's been a long-long-long day from outside. Do not clog your pores for too long, always choose the right cleanser that surely swipe off all your 'sin'. I trust this micellar water by Bioderma (sensibio) as a first step of my cleanser. Saya bukan tipe orang yang kekantor harus dandan medok, biasanya saya cuma pake make-up kalo ke acara2 tertentu aja kayak jalan-jalan ke mol atau ke ondangan. Kalopun ke kantor pake make-up biasanya sih paling maksimal cuman concealer aja untuk nutupin spot-spot bekas jerawat dan mata panda kalo kumat terus ya udah powdering. Karena saya selalu ngerasa kalo cuci muka aja tu ga cukup ngangkat sisa-sisa make-up dan debu-debu di muka so i decided to buy this micellar water (my consideration is the ingredients cause my skin is typically quite sensitive tho like i said before) and guess what, been using this since the earlier 2018 and today it's already my third bottle! Have never been too loyal before to one product like ever~



Choose the right facial wash


Ini sabun wajah kojic yang boleh nemu browsing2 via google waktu lagi suffering cacar, saya tertarik coba karena katanya si sabun ini mengandung coconut oil dan asam kojat yang mana dipercaya mampu menghilangkan bekas jerawat. Tapi salah-salah ga cocok juga bisa bikin iritasi sih katanya, makanya ga dianjurkna untuk kulit yang sangat kering.

Karena katanya sabun ini mudah bgt meleleh, saya akalin aja biar lebih hemat ya saya potong sabun ini jadi 4 bagian. Jadi kalo emang saya mo traveling atau nginep lama dimana gitu ga perlu bawa-bawa sabun yang uda kepantek di kamar mandi gitu loh. so far sih saya emang cucok meong, udah mana gitu ini sabun sebulan setelah pemakaian kok kayak mencerahkan muka juga sia ya.. yaudah deh w pake aja keselangkangan ama ketek juga wkwkwkw,

Karena wajah saya cenderung abis cuci muka kerasa keset gitu kayak rada kering.. jadi biasanya sih saya cuci muka menggunakan sabun ini hanya setiap malam hari setelah tunggu dulu sejam habis cleansing. Kalo ditanya pagi harinya saya cuci muka apa, kaga ceu w kaga pake sabun, bener-bener cuma usap pake air aja sih.. karna kan siangan dikit sorean dikit kan pasti saya bakal kena lagi tu air wudhu (ishhhhh kalo lagi rajin) jadi menurut saya ya sering-sering cuci muka pake facial wash kayaknya ga begitu dianjurkan sih ya apalagi kalo kulitnya sensitif-jatohnya hanya malah memicu iritasi ya ga bosque~



Heal with special 'cure'



Untuk jerawat batu kayak yang sakit-sakit dan merah gitu saya pake serum dari The Ordinary- Salicylic Acid. Saya nggak begitu sering sih pake serum ini paling cuma kalo lagi ada breakout parah aja tiap mo mens, biasanya saya apply nya pun ga ke keseluruhan muka hanya langsung ke spot yang bermasalah aja itu pun ditepok2 tipissss banget. Dan biasanya sih kalo malemnya pake ini, jerawat yang nyud-nyuddd besokannya uda kering masa. Karena ini bisa memicu kekeringan yang extra dispot jerawat jadi saya coba pakenya ga sering-sering dan ga banyak-banyak, sempet gw sotoy campurin ini tiga tetes ke masker gw... alhasil besokannya muka jadi kering-emang sih jerawat tetep kempes tapi ga demen w muka kering2 bgt jugak bikin merah... makanya deh saya anjurkan kalo mo pake ini mending pake tipis dan tepokin aja ke jerawat jerawat tipe cyst atau jerawat yang emang baru numbuh nyeri2 lucu gitu.

Nahh biasanya sih sebelum saya notol jerawat batu pake serum ini, kalo emang lagi rajin ya saya sempatkan dulu untuk maskeran pake Bedak Saripohatji untuk nangkis bruntusan kecil-kecil alyas whiteheads... wah ini aseli si bedak ajib uda mane mureeeeeh!!!! Muke besokannya bisa langsung kalem, dan ya biasanya sih saya pake ini masker 2x seminggu ya. Senin sama Jumat biasanya, setiap malam sehabis tahapan cleansing nanana. Nah biasanya kan masker ini dicampur pake air mawar yak, saya campur airnya pake 100% air mawar yang kadaluarsanya cuman 2 bulan - made by local punya harganya 35ribuan gitu (banyak kok varian2 yang jual online-always take a look the review aja) tapi kadang kalo emang lagi TEGA saya coba campur pake Facial Spray nya Mario Badescu-tuang dikit aja gitu jangan banyak-banyak biar ga ke enceran maskernya (anjir padahal mah sayang2 tonernya) wk. Oh ya facial spray ini juga enak banget buat dipake sebagai setting mist after make-up lhooo, this one is my holy grail product to use every morning.


Balance your skin in morning




Trilogy-Rosehip oil, ini baunya ga begitu enak, tapi buat bekas-bekas luka atau jerawat yang baru pecah ini bagus banget buat bantu healingnya. Emang sih ini judulnya face-oil dan buat yang mukanya oily pasti rada mikir buat purchase karna mikirya ini bakal bikin muka greasy siangan dikit. Sebenarnya sih tergantung, kalo saya pribadi ga gitu ngaruh karena selalu berada diruangan berAC seharian -____- uda gitu siangan kan solat yak jadi kaga berasa greasynya karena uda bilas komuk. Uda gitu saya pake juga tipis bet paginya kayak cuman 3 tetes di telapak tangan ae terus usap ke muka secara merata. Abis itu diemin sebentar (sembari w pake eyeliner dan anuin alis dan juga pake baju la la la) baru deh saya timpa sunscreen dan bedak. Biasanya saya sih cuman pake face-oil ini, bedak Ponds BB Magic Powder, semprot facial mist, dan udah dah cabs... bahkan kalo malemnya saya abis maskeran gitu yaudah semprot facial mist ae dan langsung cabut-iya emang secuek itu w.

Kalo ditanya kenapa jarang pake sunscreen.... hmmm uhuk.... kalo kekantor berangkat masih sejuk pulang uda larut jadi kayak not necessary nyai~kaga kepapar matahari terus uga w..... but if you want to know what my sunscreen is, regarding for the safety ingredients on inside-i'm using Bioderma photoderm spf 30. To be honest, ini belum sering saya pake sih baru dua-tiga kali, dan sejauh ini alhamdulillah ga ada masalah ceu gada bikin breakout. Karena kebanyakan pengalaman saya sih wajah saya selalu LANGSUNG BESOKNYA iritasi jadi tumbuh beberapa jerawat batu gede gitu tiap keseringan pake sunblock (jamannya waktu di Bali) makanya w di Bali item banget soalnya ya ampun ceuuuuuu mending item mulus drpd muke tebel tapi bruntusan gara2 maksain pake sunblock, dan dulunya saya belum tau menau lagi soal sunblock dari Bioderma ini jadi yaaaaaa udahlah yahhhh~


May 2018:
yuranda mohamad
B aja yah njir ternyata. w pikir muka w bisa beruba jadi kek raisa.
tapi mayan lah ya buat orang yang baru sembu cacar, sering jerawadan dan baru pulang dari bali.


Kenapa concern banget gua sama ingredients skincare/make-up?
Ceu.... pecuma purchase mahal2 kalo ujungnya mah ga kepake karena ga cocok.... atau amit-amit, malah memicu kanker atau KERUTAN sejak diniiiii. Ga hanya skincare/make-up, saya juga concern bahkan sama shampoo dan conditioner yang saya pakai. Biasanya kalo emang kulit saya memberi tanda 'ga nyaman' selalu bruntusan di jidat dan sekitar kening. Terus tiba akhirnya saya ganti sampo lagi... baru deh tu breakoutnya berhenti... iya ceu, se-sensitif- itu kulit dan perasaankuhhh~

Buat yang mo cek how safety the ingredients of your fav product: bisa coba cek disini.
That's all ya ceu semoga postingan ini berfaedah buat kamu-kamu yang lagi googling dan suddenly nyasar dimari.

Note to self





If to be successful is about having a lot of money i’d rather said that successful from my side of view is that you can always make yourself happy without feeling anxious or suicidal.

No matter who you are, whatever shit you achieved, how funny your jokes, how inspring you as a person or a couple, or how perfect your life looks like on every social media,
i think that we all have our own problems with life that we don’t tell anyone (or maybe yet) like a single one tragedy that can change your life forever?
Or like making a big choice that turn out to be such a biggest mistakes that you ever did?
Or a silly regret from the past events?
It can be anything and you know that you’re trying your best to handle every shits just to hang on. Which I think that's how we live as an adults right? Hungry and thirsty... Fighting to protect ourselves and our beloved ones... setting a new-life-goal after achieved all the previous goals.... making a journey so you can always feel blessed and grateful.
We're actually very very tired with every struggles but our mind is tricky AF and that's the problem, that's the most dangerous thing from all the dangerous stuffs in the world......
Our mind.

Some people are praying. Some people are traveling. Some people doing yoga. Some people are spending of money to buy stuffs. Some people making a donation to help people. Some people are falling in love. Some people eating pizza. Some people are listening to the music and dancing. Some people making an art.
We all have our own different way to rest our fucking mind, the way how to take a rest...
but HOW for those who don't know yet or maybe bored doing the same thing which feels like 'shit is always getting intense' and you're just feeling so fucked up, losing control, and you just don't know what is it, why it's happening inside you?...

Hi, please take a deep breathe, remember all the things you've been through and how far the journey that you have right now...
You should not stop. You should not have to take that pill. Or shoot yourself to death. Keeps your head up, hope is what keeps us alive and i know right now that you may feel hopeless, but yes, there will always be a hope for tomorrow. And just because we cannot find it now, it doesn't mean that we cannot create it for the better tomorrow. If you cannot just talk to the people, you can write down your feelings or just get out from your room to take a walk, just don't let your mind fools you ok, don't let 'them' in.

And here i write to express my feeling in order to rest my mind for a while, and to respect all the coolest and beloved soul that choose to give up and leave the mind-game,
the warrior that ever survived who i thought that could stay longer to survive :(

You can mention all the name that you knew,
but the latest one is this inspiring guy, Anthony Bourdain.
It such a heartbreaking news isn't it, hope he can now forever rest in peacefully.


Newsletter