Mengupas Lengkap Mengenai 'Toxic Relationship'

toxic relationship




Pada umumnya, yang namanya menjalin hubungan atau relasi dengan orang lain itu tidak selamanya berjalan dengan indah apalagi kalo kita membicarakan yang namanya hubungan cinta ke tahapan yang lebih serius. Percekcokan atau konflik-konflik kecil ya sudah pasti ada, namanya juga relasyenshit ye kan.. awal-awal terasa indah, lama-lama ya kebuka juga karakter asli masing-masing yang membuat satu sama lain harus saling beradaptasi dan belajar saling menghargai segala macam kekurangan pasangan.

Tapi terkadang, tanpa kita sadari setiap hubungan yang terjalin dengan segala konflik yang ada di dalamnya bisa jadi mengandung potensi toxic yang akan sangat berpengaruh untuk kesehatan mental kita ke depan loh.


Apa sih Toxic Relationship?
Hubungan yang pelan-pelan membunuhmu baik secara fisik, emosi dan mental. Ibarat racun yang dikemas di dalam sandwich yang tampak menggoda. Kayak "uda tau beracun masih aja lo makan!"
Biasanya sebuah hubungan yang sudah dikategorikan 'toxic relationship' adalah ketika hubungan itu menciptakan konflik batin di dalam diri kita sendiri... dan entah bagaimana, ya ga bisa lepas aja gitu. Selalu ada satu/dua alasan untuk bertahan dibalik puluhan-puluhan alasan yang rasional untuk meninggalkan hubungan ini.
One thing about a true healthy relationship: Always being a supporting system for each other with respect and he/she can even encourage you to be a better version of you... for yourself.

Cara mendeteksi Toxic Relationship?
Coba lihat dari cara ia bicara dan memperlakukanmu.
Apa ia sering berbohong?
Apa ia sering meluapkan emosinya yang berlebihan kepadamu?
Apa ia memiliki masalah pribadi diluar hubungan kalian dan membuatmu seperti 'harus bertanggung jawab' untuk ikut menyelesaikannya?
Apa ia pernah membentakmu di depan umum?
Apa ia selalu defensive balik menyudutkanmu ketika ia berbuat kesalahan fatal?
Apa ia pernah menyakitimu baik secara verbal maupun fisik?
Apa ia kerap kali bersikap seenaknya dan menuntutmu untuk selalu mengikuti kemauan dia atas dasar 'karena cinta'?

Ya kurang lebih kalo udah ada lebih dari tiga pertanyaan diatas yang checked yes berarti ya anda mengidap toxic relationship stadium awal. Dan hati-hati, karena bisa jadi stadium selanjutnya yang terjadi adalah serusak-rusaknya hubungan kalian, kamu selalu kerap kali nggak bisa mengakhiri hubungan. 


Faktor/penyebab seseorang dapat terjebak dalam sebuah Toxic Relationship?
Sebenarnya banyak beberapa faktor yang menyebabkan sebuah hubungan menjadi racun yang cenderung unstopable:

1. Trauma dari hubungan yang sebelumnya


Baik dari kamu atau pasanganmu atau malah kalian berdua punya luka dari masa lalu yang tanpa kalian sadari, apa yang telah terjadi di hubungan kamu mempengaruhi tingkah laku dan sisi emosional kalian dalam berhubungan.
2. Kesepian


Ini sangat berbahaya sih kalo ternyata kamu ketemu dengan pasangan yang manipulatif. Karena mereka tau bagaimana membuatmu nyaman, mencari kelemahanmu agar menjadi senjata untuk menyerangmu demi selalu mendapatkan apa yang ia mau. Tanpa kamu sadari, kamu menjadi orang yang bergantung dan merasa bahwa dialah sumber dari kebahagianmu.
3. Trauma internal


Kamu/pasangan kamu dalam berhubungan pernah melakukan kesalahan fatal. Misalnya nih ya, ambil contoh kayak - pasanganmu berbohong yang fatal banget dan kamupun juga pernah melakukan kesalahan yang sama fatalnya. Well yeas, maybe you can forgive, but you surely cannot forget right? Karena siklus yang kemungkinan akan sering terjadi ketika kamu tersakiti namun memaafkannya dan memilih untuk stay in the circle, then the consequence is you both will live very miserable with your own insecurity.
4. Krisis mental


Ada masalah utama yang menjadi triggered untuk seseorang bisa bersikap meracuni sebuah hubungan yang salah satunya mungkin memang dari sisi kesehatan mental orang itu sendiri. Antara bipolar disorder atau anxiety disorder, yang jelas orang yang punya krisis mental seperti ini pastinya bakal jadi alig kalo ketemu sama orang yang cenderung play all the blame karena biasanya orang yang punya depresi kan emang cenderung tidak percaya diri. But before you pointed out that you are the crazy one and you don't feel like you deserve anyone, coba deh barangkali justru yang sebenarnya gila tu pacarmu kali tuh. Elu cuman kena mirror aja.


Bagaimana cara terbaik untuk lepas dari sebuah Toxic Relationship?
Gini. We all have our own demons kalo kata quote2 di Tumblr. Nggak ada cara spesifik untuk bisa lepas dari 'ikatan' yang seperti ini, karena ya jatohnya kayak pake narkoba. Tapi, karena saya sendiri pernah dulunya mengalami toxic relationship, ya saya merasa harus sharing ini untuk kalian semua yang mungkin masih berada di dalam segita bermuda.

Pertama, toxic relationship selalu membuatmu menjadi seperti orang lain sampai akhirnya tanpa kamu sendiri, pelan-pelan, kamu menjauh dari teman-temanmu. Do not ignore this sign. You are not a problem, because look at yourself before you met him/her. You are surrounded by your best-friends so it proves one thing for sure: You're not a toxic. Listen to the people who knows you so well before you met him/her, cause they see things differently by logic and they do really care about you. You will be surprise if their opinion is more likely becoming such a right prediction. Dan jangan lupa, selalu terbuka semuanya ke mereka, orang-orang yang paling kamu percayakan, karena di sisi lain support dari mereka itu akan sangat menolongmu dalam mengatasi ketakutan-ketakutan dalam kepalamu sehingga membangun kekuatan hati lo to strictly block him/her. 

Kedua, yes, kata eneng dualipa mah do not let him in-blok semuanya dan jaga jarak. Jangan pernah memberi celah untuk dia berbicara atau bersikap, karena sedikit aja tu bisa bikin lo mikir dua kali tau gak wkwkwkw paham bener deh pokoknya w. Silat lidahnya tu kayak memojokkan lo dengan kalimat yang cenderung 'no one will really loves you like i do' NO BABY NO!!! SIMPLE AJA ANYING YANG NAMANYA SAYANG BENERAN MAH LO NGGAK AKAN BERKALI-KALI BERULAH DAN MENGURAS EMOSI PASANGAN LO. saya pahammmm betulllll rasanya tu kayak merasa paling bersalah aja gitu dalam segala sesuatu sehingga lo dibikin kayak ngeliat pasangan lo ini sosok yang paling sempurna yang nggak akan pernah lagi bisa didapetin di toserba mana aja~

Terakhir, coba deh cari kesibukan lain.
You don't deserve to be always stay focus to his/her problem, make a distraction till you get used with it. Kenapa lo ga bisa kalo kenyataannya gw ternyata bisa?
Yeah i know the struggle is real. Such a powerful drugs!
The healing takes a progress but just keep moving dude, distract yourself with positive vibes and talk a lot with people that you trusted.


Love yourself :3
cause the only true love is comes with respect.
and what's meant to you won't make you ever feel like a total crap.

Gili Lawa and instagram madness



A years ago,  2015, I travel to this land seeking for a pleasure and a healing from nature *owww
Dan mulai masuk awal tahun 2016- pulau komodo menjadi salah satu tujuan wisata yang 'hits' lah di kalangan traveller akan keindahannya dan juga kalangan turis2 karena 'instagramable' nya.
Mungkin ibaratnya tu kayak "MASA IYA LO GA PERNAH KE BALI?" sekarang jadi kayak "LO HARUS SEKALI SEUMUR HIDUP WISATA KE PULAU KOMODO" ditambah lagi banyak influencer2 di sosial media sering promote keindahannya di feeds mereka.

Gili Lawa, 2015


and now it turns out to be exactly like the scene on Jungle Book,
'the red flowers'....



Sejauh ini kasusnya masih dalam tahap investigasi. Masih dicari sebab pemicu kebakarannya dari mana, karena rumor yang banyak beredar di publik berdasarkan keterangan dari saksi mata adalah api bersumber dari satu grup travel yang lagi bikin wedding photoshoot gitu.




Talking about wedding photoshoot, i remember when i was still in Bali with my friend, Fanny, we're having a quality time with Moi si anjingnya yang nyebelin, duduk di pantai yang masih agak sepi (daerah Uluwatu) yang blm banyak turis. Kebetulan juga lagi ada kayak photoshoot gitu sih, kalo ga salah bukan wedding ya semacam jualan baju gitu dan mereka membawa beberapa properti kayak styrofoam gitu lah.... i don't think they come from Indonesia ya cause the crew are talking with chinese language, terus ya masa itu properti yang uda ga kepake ditinggal aja gitu????? Temen gw kesel, nanya deh, "Why don't you bring your property? Are you coming back again here or what?" dan mereka cuman diem aja ga ngomong apa2 bengong dan tetep ngelengos tetep pergi -______-


And now the worst thing is finally happened ya, kelalaian yang menyebabkan kerusakan besar. Balik lagi gua paham lu semua uda pada kesel uda pada gedeg, kok bisa gitu lo ada orang kek tolol banget tuh how come. Tapi, sabar, lebih baik kita tunggu pengumuman resmi dari aparat dan kepolisian setempat ya walaupun emang simpang siurnya uda banyak nih yang beredar di netizen dan as you know, maha benar netizen, maap-maap nih, soal hukuman netizen udah paling maha adil.

Coba aja cek di akun sosial medianya si INDONESIAJUARATRIP yang confirmed sebagai terdakwa atas kelalaian dari musibah alam ini:

indonesiajuaratrip

Mantep nih public relationnya, juara banget malah bikin netizen makin panas wkwkwkwk.
LAY TINDAKAN KERAS YA LO MO PECAT KEK MO LO BUNUH KEK YA BODO AMAT, MASALAH UTAMANYA ADALAH: LAHAN ALAM 10 HEKTAR YANG UDAH KEBAKAR PERTANGGUNG JAWABANNYA TU GIMANA YAK?????

Belum selesai ceu hukuman dari Netizen, netizen pun berbondong-bondong menyerang foundernya indonesia juara yang ga lain adalah selebgram yang terkenal sering wara-wiri pake drone. Ga peduli w mo dikata temen gw ada yang kenal lah sama dia terus bilang 'kesian dia kena bullynya aja' tapi yang jelas as a founder, he is the one who responsible for any shit that happened. Satu, kalo emang terbukti ada properti kayak firework untuk photoshoot, the question is how could he didn't knw it or how could he approve? Atau clientnya ngerengek nangis pake duit satu jokut mohon2 mo barbequean ah disini, terus team leader yang bertanggung jawab dalam rombongan itu kayak 'yaudah ok diem2 ya tanpa sepengetahuan bos nih' atau malah 'sebentar saya confirm dulu ke bos'??? ALL THE SPECULATION WILL ALWAYS GROW LIKE THAT BRO BUT ONE FACT YOU CAN'T CHANGE FOR SURE: sebagai sang pencipta dan pencetus, kau adalah orang pertama yang harus menerima konsekuensi terbesarnya bung. Tau kan kenapa Founder & CEO dapet bagian duitnya yang paling banyak- that's the price for your responsibility.
Nah salah satu 'kelalaian' ini jadi pelajaran besar buat yang mo jadi pelaku bisnis, bukan berarti lu udah enak tinggal terima uang yaudah wara-wiri aja kerja lu kaga pantau lapangan lagi pegimana... karena yang berat itu bukan memulai atau mengembangkannya bro, justru yang terberat adalah
'maintenance'nya atau how to keep always survive in every situation.


Dan balik lagi...
kalo berfikir positif-kita emang ga bisa selalu kontrol dan ngatur manusia. Mungkin juga pihak tour & travel udah sering ngingetin wisatawannya untuk selalu jaga alam, kalo merokok puntungnya usahain dikantongin dulu, karena memang biasanya udah jadi SOP pihak travel kok buat menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar. Tapi yakeun kita ga paham ya keadaan sebenarnya disana tu apa, kalo emang bawa fireworks atau nyalain api unggun dan ditinggal ya udah jelas kelalaian travel agentnya sapa suru ga bisa jagain dan teges sama orang goblok.
Who to blame? TURISNYA SIH.
Who should be responsible for the shit? SI PELAKU BISNIS.
Dan kita sebagai netizen hanya bisa melihat dari layar kaca henfon, berharap dapat melakukan sesuatu untuk menolong 'pemulihan' atau 'rehabilitasi' salah satu aset bumi kita, tapi apalah daya kita rakyat jelata....

satu hal yang hanya bisa kita lakukan adalah:
Whoever you are, just don't be a stupid asshole to our mother earth.
Cause the truth is this is the only home that we have,
no matter how rich you are - you still can't build an empire building in Mars and the worst thing that you will hate is... no free oxygen.

the pale blue dot

Menghilangkan jerawat dan bekas cacar




These pic taken during my first time when i'd got my very first
(AND HOPE THE LAST) chickenpox.

______________


Yeassss i knw that picture might be disturbing you so much and you can't even imagine how could i dare to taken any picture and share the hell out to you all right now.

If you wonder, i got my chickenpox on December 2017 after i moved back to Jakarta. And unfortunately, i'm just arrived in Bali at my friend's house when i've attacked by this curse! God bless you Fanny & Jo, to take care of me while i 'merepotkan' yey wkwkwkw so yeah due the 'karantina' i did a lot of research about this thing which around three weeks later i completely healed.


Consistency is a key.
Again I should have told you, that you cannot achieve anything without a consistency and that's the truth. When i was in medication, I was staying in room a LOT, napping and sleeping all the time.
I took a bath with a coconut water for a week. What. Yes coconut water. And right after i let it dried on my skin between 15-20 minutes, I shower a whole of my face and body with a warm water. No, I didn't use any soap, just rub my body softly cause i avoid the bubble to pop up cause i was too afraid it will give me a deep scars.

Back then i also struggle with acne before i've got this chickenpox shit so it was like a damn combo hit to me and i'm getting so anxious with my skin in future like i'm afraid i should always use a beauty filter app every time i took a selfie-to avoid my insecurity with a real mehhh and so sorry that any quotes like "you're beautiful as who you are" and etc isn't helping at all while you're still into this kind of  shitty situation ya ga sihhhhh kuwh ngerti deh pokoknya sis~
*ini blog maunya apaseh bahasa enggris dicampur-campur dasar ga KONSISTEN*


March 2018, a months after my chickenpox and breakout stuff:


My skin is not perfect like yours i knw, but here I want to share my skincare routine that hope will help some people out there. I'm an acne-prone skin, oily skin, sensitive, and as I mentioned above I just healed from chickenpox scars. DAN YA UDAHHHHH, gua mo ngemeng pake bahasa Indonesia ae karena ini topik berat dan banyak bahasa2 slang yang semau-mau saya jadi dah ah ganti jadi endones~


Before you're getting started: Do research.

Satu hal yang paling basic yang harus kita ketahui adalah, termasuk jenis kulit apakah sih kita? Sebenarnya kulit yang cenderung bermasalah dengan Acne yang heboh2 banget gitu sih ya rata-rata memang mereka dengan kulit yang berminyak ya... karena kebanyakan untuk mereka yang kulit kering tuh rata-rata permasalahan kulitnya yang kebanyakan disebabkan oleh iritasi gitu. Wajar, kulit kering kan pasti sensitif cuy... nah kalo misanya uda tau basicnya gini, ya kita tinggal sesuaikan aja kulit kita sama ingredients produk-produk skincare yang beredar di pasaran. Just because it said like "dermatologist tested" lah atau "oil-free" dan na na na, itu belum sepenuhnya menjamin bahwa produk yang kita gunakan akan selalu cocok di muka kita. Kebetulan saya termasuk oily skin yang cenderung combine dengan kulit sensitif. Sensitif banget apalagi kalo kena panas matahari campur air laut. Itu bisa tu gua nongol2 ke permukaan, just 15 sec then pasti kulit saya kemerahan kayak digigit nyamuk gitu deh bentol, dan beberapa hari kemudian kedepan pasti muka saya jadi bruntusan parah. Terus juga perkara make-up, wah aseli kalo missed berapa kali buat bersihin atau even sekaliiiiiiiik aja saya bawa tidur tu, pasti uda breakout. Dan permasalahan kulit muka saya ini uda kekal abadi selamanya dari jaman saya belum kenal make-up. Ya SMP.

In my case: saya paling menghindari banget produk produk skincare dan make-up yang mengandung kadar alkohol yang tinggi, soybean, butylene glycol dan paraben. Karena saya sudah membuktikan sendiri sih kulit saya selalu cepat bermasalah kalo rutin menggunakan produk yang mengandung mereka. Untuk lo yang masih on hunt, always note, everytime you always think about purchasing stuff yang seharga kayak sepatu vans, mending lo cari yang jual dalam kemasan sample nya dulu deh daripada ujungnya ga kepake. Cobain dulu dalam beberapa minggu dan lihat perbandingannya, kalo memang ga ada masalah yowes lanjutkan~



First of all, stay hydrated



Balik lagi, you are what you eat. Tapi emang sih bagian ini paling susah, apalagi hampir keseluruhan dari makanan enak yang beredar di Indonesia ini yang lezat punya selalu yang di goreng-goreng. Tapi mungkin kita bisa coba bantu menetralisir yang kita makan dengan meminum air mineral sebanyak 8 gelas per hari. I knowwwww air mineral tuh kayak ga ada manis-manisnya hambar gimana gitu, terus karna murah dan kayak easy aja lay jadi jatohnya ya ngegampangin ae. Coba aja buktiin, seminggu sampai dua minggu berturut-turut lo rajin minum air putih, saya jamin beser terus.... (krik, krik?) ya ya ya oke, i mean, kerasa pasti di kulit lo lebih fresh and moisturized naturally gitu loh dan itu sangat sangat membantu mempermudah kulit supaya proses 'healing' pada tektstur kulitmu bisa jadi lebih cepet. Secaraaaaa yang parah banget kayak luka waktu cacar kemarin aja bantu, lu bisa tanya dah tu ama temen saya si fanny, how really fast my skin is changed dramatically, especially my face... all is more about what you put on inside: in my case-mineral water and coconut oil is helping me too much.



Must-to-do. Do not skip a Cleanser.


It's been a long-long-long day from outside. Do not clog your pores for too long, always choose the right cleanser that surely swipe off all your 'sin'. I trust this micellar water by Bioderma (sensibio) as a first step of my cleanser. Saya bukan tipe orang yang kekantor harus dandan medok, biasanya saya cuma pake make-up kalo ke acara2 tertentu aja kayak jalan-jalan ke mol atau ke ondangan. Kalopun ke kantor pake make-up biasanya sih paling maksimal cuman concealer aja untuk nutupin spot-spot bekas jerawat dan mata panda kalo kumat terus ya udah powdering. Karena saya selalu ngerasa kalo cuci muka aja tu ga cukup ngangkat sisa-sisa make-up dan debu-debu di muka so i decided to buy this micellar water (my consideration is the ingredients cause my skin is typically quite sensitive tho like i said before) and guess what, been using this since the earlier 2018 and today it's already my third bottle! Have never been too loyal before to one product like ever~



Choose the right facial wash


Ini sabun wajah kojic yang boleh nemu browsing2 via google waktu lagi suffering cacar, saya tertarik coba karena katanya si sabun ini mengandung coconut oil dan asam kojat yang mana dipercaya mampu menghilangkan bekas jerawat. Tapi salah-salah ga cocok juga bisa bikin iritasi sih katanya, makanya ga dianjurkna untuk kulit yang sangat kering.

Karena katanya sabun ini mudah bgt meleleh, saya akalin aja biar lebih hemat ya saya potong sabun ini jadi 4 bagian. Jadi kalo emang saya mo traveling atau nginep lama dimana gitu ga perlu bawa-bawa sabun yang uda kepantek di kamar mandi gitu loh. so far sih saya emang cucok meong, udah mana gitu ini sabun sebulan setelah pemakaian kok kayak mencerahkan muka juga sia ya.. yaudah deh w pake aja keselangkangan ama ketek juga wkwkwkw,

Karena wajah saya cenderung abis cuci muka kerasa keset gitu kayak rada kering.. jadi biasanya sih saya cuci muka menggunakan sabun ini hanya setiap malam hari setelah tunggu dulu sejam habis cleansing. Kalo ditanya pagi harinya saya cuci muka apa, kaga ceu w kaga pake sabun, bener-bener cuma usap pake air aja sih.. karna kan siangan dikit sorean dikit kan pasti saya bakal kena lagi tu air wudhu (ishhhhh kalo lagi rajin) jadi menurut saya ya sering-sering cuci muka pake facial wash kayaknya ga begitu dianjurkan sih ya apalagi kalo kulitnya sensitif-jatohnya hanya malah memicu iritasi ya ga bosque~



Heal with special 'cure'



Untuk jerawat batu kayak yang sakit-sakit dan merah gitu saya pake serum dari The Ordinary- Salicylic Acid. Saya nggak begitu sering sih pake serum ini paling cuma kalo lagi ada breakout parah aja tiap mo mens, biasanya saya apply nya pun ga ke keseluruhan muka hanya langsung ke spot yang bermasalah aja itu pun ditepok2 tipissss banget. Dan biasanya sih kalo malemnya pake ini, jerawat yang nyud-nyuddd besokannya uda kering masa. Karena ini bisa memicu kekeringan yang extra dispot jerawat jadi saya coba pakenya ga sering-sering dan ga banyak-banyak, sempet gw sotoy campurin ini tiga tetes ke masker gw... alhasil besokannya muka jadi kering-emang sih jerawat tetep kempes tapi ga demen w muka kering2 bgt jugak bikin merah... makanya deh saya anjurkan kalo mo pake ini mending pake tipis dan tepokin aja ke jerawat jerawat tipe cyst atau jerawat yang emang baru numbuh nyeri2 lucu gitu.

Nahh biasanya sih sebelum saya notol jerawat batu pake serum ini, kalo emang lagi rajin ya saya sempatkan dulu untuk maskeran pake Bedak Saripohatji untuk nangkis bruntusan kecil-kecil alyas whiteheads... wah ini aseli si bedak ajib uda mane mureeeeeh!!!! Muke besokannya bisa langsung kalem, dan ya biasanya sih saya pake ini masker 2x seminggu ya. Senin sama Jumat biasanya, setiap malam sehabis tahapan cleansing nanana. Nah biasanya kan masker ini dicampur pake air mawar yak, saya campur airnya pake 100% air mawar yang kadaluarsanya cuman 2 bulan - made by local punya harganya 35ribuan gitu (banyak kok varian2 yang jual online-always take a look the review aja) tapi kadang kalo emang lagi TEGA saya coba campur pake Facial Spray nya Mario Badescu-tuang dikit aja gitu jangan banyak-banyak biar ga ke enceran maskernya (anjir padahal mah sayang2 tonernya) wk. Oh ya facial spray ini juga enak banget buat dipake sebagai setting mist after make-up lhooo, this one is my holy grail product to use every morning.


Balance your skin in morning




Trilogy-Rosehip oil, ini baunya ga begitu enak, tapi buat bekas-bekas luka atau jerawat yang baru pecah ini bagus banget buat bantu healingnya. Emang sih ini judulnya face-oil dan buat yang mukanya oily pasti rada mikir buat purchase karna mikirya ini bakal bikin muka greasy siangan dikit. Sebenarnya sih tergantung, kalo saya pribadi ga gitu ngaruh karena selalu berada diruangan berAC seharian -____- uda gitu siangan kan solat yak jadi kaga berasa greasynya karena uda bilas komuk. Uda gitu saya pake juga tipis bet paginya kayak cuman 3 tetes di telapak tangan ae terus usap ke muka secara merata. Abis itu diemin sebentar (sembari w pake eyeliner dan anuin alis dan juga pake baju la la la) baru deh saya timpa sunscreen dan bedak. Biasanya saya sih cuman pake face-oil ini, bedak Ponds BB Magic Powder, semprot facial mist, dan udah dah cabs... bahkan kalo malemnya saya abis maskeran gitu yaudah semprot facial mist ae dan langsung cabut-iya emang secuek itu w.

Kalo ditanya kenapa jarang pake sunscreen.... hmmm uhuk.... kalo kekantor berangkat masih sejuk pulang uda larut jadi kayak not necessary nyai~kaga kepapar matahari terus uga w..... but if you want to know what my sunscreen is, regarding for the safety ingredients on inside-i'm using Bioderma photoderm spf 30. To be honest, ini belum sering saya pake sih baru dua-tiga kali, dan sejauh ini alhamdulillah ga ada masalah ceu gada bikin breakout. Karena kebanyakan pengalaman saya sih wajah saya selalu LANGSUNG BESOKNYA iritasi jadi tumbuh beberapa jerawat batu gede gitu tiap keseringan pake sunblock (jamannya waktu di Bali) makanya w di Bali item banget soalnya ya ampun ceuuuuuu mending item mulus drpd muke tebel tapi bruntusan gara2 maksain pake sunblock, dan dulunya saya belum tau menau lagi soal sunblock dari Bioderma ini jadi yaaaaaa udahlah yahhhh~


May 2018:
yuranda mohamad
B aja yah njir ternyata. w pikir muka w bisa beruba jadi kek raisa.
tapi mayan lah ya buat orang yang baru sembu cacar, sering jerawadan dan baru pulang dari bali.


Kenapa concern banget gua sama ingredients skincare/make-up?
Ceu.... pecuma purchase mahal2 kalo ujungnya mah ga kepake karena ga cocok.... atau amit-amit, malah memicu kanker atau KERUTAN sejak diniiiii. Ga hanya skincare/make-up, saya juga concern bahkan sama shampoo dan conditioner yang saya pakai. Biasanya kalo emang kulit saya memberi tanda 'ga nyaman' selalu bruntusan di jidat dan sekitar kening. Terus tiba akhirnya saya ganti sampo lagi... baru deh tu breakoutnya berhenti... iya ceu, se-sensitif- itu kulit dan perasaankuhhh~

Buat yang mo cek how safety the ingredients of your fav product: bisa coba cek disini.
That's all ya ceu semoga postingan ini berfaedah buat kamu-kamu yang lagi googling dan suddenly nyasar dimari.

Note to self





If to be successful is about having a lot of money i’d rather said that successful from my side of view is that you can always make yourself happy without feeling anxious or suicidal.

No matter who you are, whatever shit you achieved, how funny your jokes, how inspring you as a person or a couple, or how perfect your life looks like on every social media,
i think that we all have our own problems with life that we don’t tell anyone (or maybe yet) like a single one tragedy that can change your life forever?
Or like making a big choice that turn out to be such a biggest mistakes that you ever did?
Or a silly regret from the past events?
It can be anything and you know that you’re trying your best to handle every shits just to hang on. Which I think that's how we live as an adults right? Hungry and thirsty... Fighting to protect ourselves and our beloved ones... setting a new-life-goal after achieved all the previous goals.... making a journey so you can always feel blessed and grateful.
We're actually very very tired with every struggles but our mind is tricky AF and that's the problem, that's the most dangerous thing from all the dangerous stuffs in the world......
Our mind.

Some people are praying. Some people are traveling. Some people doing yoga. Some people are spending of money to buy stuffs. Some people making a donation to help people. Some people are falling in love. Some people eating pizza. Some people are listening to the music and dancing. Some people making an art.
We all have our own different way to rest our fucking mind, the way how to take a rest...
but HOW for those who don't know yet or maybe bored doing the same thing which feels like 'shit is always getting intense' and you're just feeling so fucked up, losing control, and you just don't know what is it, why it's happening inside you?...

Hi, please take a deep breathe, remember all the things you've been through and how far the journey that you have right now...
You should not stop. You should not have to take that pill. Or shoot yourself to death. Keeps your head up, hope is what keeps us alive and i know right now that you may feel hopeless, but yes, there will always be a hope for tomorrow. And just because we cannot find it now, it doesn't mean that we cannot create it for the better tomorrow. If you cannot just talk to the people, you can write down your feelings or just get out from your room to take a walk, just don't let your mind fools you ok, don't let 'them' in.

And here i write to express my feeling in order to rest my mind for a while, and to respect all the coolest and beloved soul that choose to give up and leave the mind-game,
the warrior that ever survived who i thought that could stay longer to survive :(

You can mention all the name that you knew,
but the latest one is this inspiring guy, Anthony Bourdain.
It such a heartbreaking news isn't it, hope he can now forever rest in peacefully.


Will you give peace a chance?

“As I walked out the door toward the gate that would lead to my freedom, I knew if I didn't leave my bitterness and hatred behind, I'd still be in prison.”

— Nelson Mandela



So many unexpectedly things happened. Kalo dari diri saya sendiri ya akhirnya udah nggak into a much drama dan miserable about life lagi sejak udah punya kesibukan yang office hour. Saya sampai juga akhirnya di titik dimana saya dapat menerima segala jatuh bangun jatuh semasa di Bali dan sampai akhirnya harus menetap di Jakarta. Saya sudah gagal dalam banyak hal. Saking ga mau gagal lagi, i forced myself too much which making a wrong situation getting so much worse.
Deep inside my heart i can feel that i trapped in a limbo and it's making me more and more feeling anxious about life cause i literally swallow my pain and i decided to not let it go.

Lain di bibir lain di hati, saya bisa ngomong kasarrrrr banget neh sama orang yang udah nyakitin saya dengan ngeblame dan intimidasi mereka abis-abisan, yang mana juga sikap saya yang seperti itu pada kenyataannya ya nggak akan bikin borok langsung sembuh. It's ok to be emotional or feel angry about something, but I thought it doesn't right to let it breathe inside your body. Cause at some point you deeply realised that the only person who responsible for every wrong situation is you. AND YOU HATE YOURSELF SO MUCH SO YOU CHOSE TO BLAME EVERYTHING TO MAKE YOU FEEL BETTER ABOUT YOURSELF. I knew it cause i always questioned everything like, "Kenapa ya kok gini banget? Kenapa ya salah lagi dan salah terus? Kenapa ya kok gue diginiin? Ah masa sih begini, tapi mungkin harus begini, biar bisa jadi begitu." Itu lah isi hati yang sebenarnya. Sorry di line pertama ngomong kayak 'yang udah nyakitin saya' i admit it was so selfish while the truth is i'm the only one who let them in.... and stay.


Forgiveness: The Final Form of Love

Punya hati yang seluas samudera itu bunuh diri. Lo bisa rasain gimana kalo di posisi orang ini, lo ga mo mikirin tapi lo kepikiran, orang dimaafin terus tapi kok ngelunjak malah makin parah, lo udah cuek aja tapi kayak ga bisa boong juga kalo lo masih peduli, lo kasianan, dan itu secara otomatis aja ya karena emang elonya begono dan itu nggak dibuat-buat.

But after all these years, the hurting, the dangerous adventure, the pointless conversation...
one thing I learned about all the failure and all the shits:
I'm just stuck with the idea of love that I create. Maybe i'm just scared? Maybe the older i get the more i feel lonely and i can't handle it? Or maybe it is just what it is? Well idk, all i know is i do responsible to every choice that I made. I've made mistakes but i already did my best. And i forgive me... in the name of self-love and peace.

Ngomong-ngomong soal 'peace'. Funny how people on internet always saying about stuff like "give peace a chance" or something like "i hate war" gitu yang pada kenyataannya sikap dan tutur kata mereka nggak mencerminkan kalo mereka suka sama perdamaian. Will you forgive for love? Cause if you can do it then you really give peace a chance.

Oke, mungkin soal saya dan drama percintaan saya hanya hal kecil. Tersinggung-tersinggung sama komen netizen juga masih masuk hal kecil. But have you ever wonder, how do you forgive the person who killed your son? Do you have that strength? 


Abdul-Munim Sombat Jitmoud hugged the defendant,
Trey Alexander Relford, The man who responsible for his son's death


In 1995, Azim Khamisa's 20-year-old son, Tariq, was delivering a pizza when he was shot to death by a 14-year-old gang member.
This is the picture of Azim Khamisa and Ples Felix (the grandfather of his son Tariq’s killer) Read more


After a tragic car accident took his pregnant wife and two of his children on Feb. 9, 2007,Chris Williams made a commitment to forgive the driver. Read more


Newsletter